<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="83">
 <titleInfo>
  <title>Ada Surga di Rumahku</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ABDUH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HM Yasir Abd Muthalib</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Yaman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Translator</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Pustaka Al- Kautsar</publisher>
  <dateIssued>2010</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxiv + 260 hlm.: 13,5 x 21,5 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mempunyai keluarga yang bahagia menjadi idaman setiap orang. Banyak orang yang merindukan rumah tangganya bahagia, penuh dengan berkah. Tidak sedikit juga keluarga yang penuh kecemasan kegelisahan, dan penderitaan. Bahkan ada juga yang diakhiri dengan kenistaan, perceraian, dan juga derita.&#13;
Ternyata merindukan keluarga yang bahagia tidak asla jadi, yang hanya berbekal cinta, tapi butuh keseriusan. Mengerahkan segala daya dan upaya untuk mewujudkannya. Perlu semangat dan keinginan yang kuat untuk mewujudkannya.&#13;
Beberapa hal yang bisa menghantarkan keluarga menjadi keluarga yang bahagia. Pertama, dengan menjadikan keluarga yang ahli ibadah. Kedua, menjadikan rumah sebagai pusat dakwah atau nasihat. Kita harus tahu persis, semakin hari semakin banyak yang harus kita lakukan. Untuk itu kita butuh orang lain agar bisa melengkapi kekurangan guna memperbaiki kesalahan kita. Keempat, jadikan keluarga kita sebagai contoh bagi keluarga orang lain. Jika rumah tangga kita dijadikan contoh teladan bagi keluarga yang lain, itu berarti, masing-masing anggota keluarga senantiasa menuai pahala dari setiap orang yang berubah karena kita sebagai jalan kebaikannya. Saling berlomba-lomba dalam memunculkan kemuliaan di keluarga.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>297.32</classification>
 <identifier type="isbn">9799795925231</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN DIGITAL MTSN 8 ACEH BESAR</physicalLocation>
  <shelfLocator>297.32 MUH a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">R00006158</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>297.32</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">R00006159</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>297.32</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>9a7c2cb2-fc1d-4301-81ea-86a0d50b9655.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>83</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-14 10:50:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-17 14:04:59</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>